Pada 4 Maret, Microsoft mengumumkan penangguhan operasi di Rusia, termasuk penjualan baru produk dan layanan Microsoft. Kebijakan tersebut diambil raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu menyusul operasi militer khusus Rusia di Ukraina.
Kendati demikian, Microsoft menyatakan akan terus memenuhi kewajibannya kepada pelanggan di Rusia.