Militer Israel Bantah Hasil Penyelidikan PBB terkait Penembakan Jurnalis Al Jazeera

Umaya Khusniah
Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh ditembak mati saat meliput serangan Israel di Kota Jenin, Tepi Barat. (Foto: Doc Al Jazeera)

Shamdasani menambahkan, mereka tidak menemukan informasi yang menunjukkan ada aktivitas warga Palestina bersenjata di sekitar wartawan.

Pada 11 Mei, Shireen Abu Akleh (51) sedang meliput serangan militer Israel di dekat kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki. Namun dia dia ditembak mat di kepala. 

Pejabat Palestina dan Al Jazeera mengatakan dia dibunuh oleh pasukan Israel.

Israel, pada bagiannya, membantah bertanggung jawab dan menyerukan penyelidikan bersama dengan Palestina. Namun langkah itu yang ditolak oleh pihak berwenang Palestina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

57 tahun lalu

Bachtiar Nasir: Jurnalis Muslim Harus Jadi Jembatan Informasi Indonesia dan Dunia Islam

57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal