Militer Israel Bantah Hasil Penyelidikan PBB terkait Penembakan Jurnalis Al Jazeera

Umaya Khusniah
Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh ditembak mati saat meliput serangan Israel di Kota Jenin, Tepi Barat. (Foto: Doc Al Jazeera)

YERUSALEM, iNews.id - Militer Israel membantah hasil penyelidikan PBB yang menyebut jurnalis Al Jazeera tewas ditembak tentara Zionis. Tentara Israel menuduh penyelidikan PBB itu bias. 

Dalam sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan, penyelidikan PBB bias kerena Palestina menolak menyerahkan peluru yang menewaskan Shireen Abu Akleh ke Israel. 

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel bersikeras pada narasi yang menyebut baku tembak dengan warga Palestina yang diklaim telah membunuh Abu Akleh.

Pada Jumat pagi, PBB mengatakan temuan menunjukkan, peluru yang menewaskan Abu Akleh ditembakkan oleh pasukan Israel.

"Kami menemukan, tembakan yang membunuh Abu Akleh berasal dari pasukan keamanan Israel. Sangat mengganggu bahwa pihak berwenang Israel tidak melakukan penyelidikan kriminal," kata juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani kepada wartawan di Jenewa.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internet
13 jam lalu

Asosiasi Media Siber Ungkap Hampir Semua Jurnalis Gunakan AI sebagai Alat Bantu

Internet
16 jam lalu

Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis

Nasional
2 hari lalu

Palestina Bentuk Kantor Penghubung Board of Peace, RI Sambut Baik

Nasional
2 hari lalu

Prabowo: Solusi Dua Negara Jalan Damai Berkelanjutan untuk Palestina Merdeka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal