Militer Rusia Bersih-Bersih! Dalam Sebulan, 4 Pejabat Tinggi Ditangkap karena Korupsi

Ahmad Islamy Jamil
Sergei Shoigu saat masih menjabat menteri pertahanan Rusia, memeriksa pasukannya yang bertempur di Ukraina Maret 2023. (Foto: Reuters)

Penangkapan sang jenderal menjadi skandal terbesar yang menimpa militer Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini terjadi tatkala tentara Moskow sedang gencarnya memukul mundur pasukan Ukraina di Kharkiv dan ditunjuknya ekonom Andrei Belousov sebagai menteri pertahanan baru oleh Presiden Vladimir Putin.

Banyak kalangan menilai penunjukan Belousov--yang tidak memiliki pengalaman militer--sebagai langkah Kremlin untuk menngurangi pemborosan dan membasmi korupsi dalam belanja pertahanan Rusia. Sementara Sergei Shoigu, menhan sebelumnya, kini dipindahkan menjadi sekretaris Dewan Keamanan Rusia.

Setelah memasuki tahun ketiga agresi militer Rusia, sampai hari ini belum adanya tanda-tanda berakhirnya perang Ukraina. Penangkapan para petinggi militer dan Kemhan Rusia sebulan terakhir tampaknya mendukung upaya besar untuk memberantas korupsi seputar pengadaan senjata dan perlengkapan pertahanan negeri beruang merah. Namun, Kremlin membantah jika perang melawan rasuah itu hanya menyasar institusi pertahanan.

“Perang melawan korupsi adalah upaya yang konsisten. Ini bukan kampanye, ini adalah pekerjaan yang terus-menerus dilakukan,” kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan. 

Kasus-kasus lain di lembaga lain Rusia memang ada dalam tahap penyelidikan. Pada Kamis kemarin, penyelidik meminta pengadilan untuk menempatkan wakil kepala layanan penjara Wilayah Moskow dalam penahanan prasidang juga terkait kasus suap.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan, Negara Ambil Semua Harta yang Mereka Curi

Nasional
18 jam lalu

Gibran Ingin Koruptor Dimiskinkan, Dorong RUU Perampasan Aset Disahkan

Nasional
2 hari lalu

3 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Dituntut 14 Tahun Penjara usai Rugikan Negara Rp285 Triliun

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal