Miris, Ayah Tembak Mati Putranya gara-gara Beda Pilihan Politik

Anton Suhartono
Ilustrasi seorang ayah tega menembak mati putranya hanya gara-gara berbeda pilihan politik (Foto: Reuters)

PESHAWAR, iNews.id - Seorang ayah di Pakistan tega menembak mati putranya hanya gara-gara berbeda pilihan politik. Mereka berdebat soal bendera partai politik mana yang harus dikibarkan di rumah menjelang pemilu negara itu pada 8 Februari mendatang. 

Pejabat kepolisian di Peshawar Naseer Farid menjelaskan, pertengkaran hebat pecah setelah sang anak, berusia 31 tahun, mengibarkan bendera Partai Tehreek e Insaf (PTI) yang dipimpin mantan Perdana Menteri Imran Khan. Bendera itu dikibarkan di rumah keluarganya di pinggiran Peshawar, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

“Sang ayah melarang putranya mengibarkan bendera PTI di rumah, namun sang anak menolak menurunkan dan meninggalkan PTI,” kata Farid, seperti dilaporkan AFP.

Pertengkaran pun semakin menjadi-jadi. Sang ayah kemudian mengambil pistol lalu melepaskan tembakan ke tubuh putranya hingga ambruk seketika. Korban tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara itu pelaku melarikan diri dari rumah setelah menembak anaknya. 

Polisi masih memburu pelaku yang ternyata pendukung Partai Nasional Awami.

Persaingan pemilu Pakistan tahun ini semakin panas. Imran Khan yang kini menjalani hukuman penjara, bertekad merebut kembali jabatannya setelah digulingkan.

Pada pekan pertama Februari, sekitar 5.000 pasukan paramiliter Frontier Constabulary (FC) akan dikerahkan ke Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan untuk mengamankan pemilu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

Nasional
9 hari lalu

DPR Akui Draf Revisi UU Pemilu Masih Alot, Sejumlah Isu Belum Ada Titik Temu

Nasional
11 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
11 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Nasional
11 hari lalu

Guru Besar UGM: Ambang Batas Parlemen yang Tinggi Rusak Sistem Pemilu Proporsional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal