Miris, Remaja Lumpuh di China Meninggal saat Ayahnya Dirawat akibat Virus Korona

Nathania Riris Michico
Yan Cheng ditemukan meninggal setelah ditinggal sendirian di rumah selama enam hari. (Foto: doc. Weibo)

BEIJING, iNews.id - Seorang bocah difabel meninggal setelah dibiarkan mengurus dirinya sendiri, lantaran sang ayah harus menjalani karantina virus di China.

Yan Cheng, yang menggunakan kursi roda karena mengidap cerebral palsy, ditinggal di rumah ketika ayahnya diisolasi karena demam.

Remaja berusia 17 tahun itu, yang tidak dapat berbicara, berjalan atau makan sendiri, tidak memiliki siapa pun untuk membantunya, bahkan memberinya makan. Ibunya sudah meninggal beberapa tahun lalu.

Ayahnya, Yan Xiaowen, dibawa untuk karantina pada 22 Januari, dan didiagnosis positif virus korona lima hari kemudian.

Xiaowen pun memposting permohonan putus asa di media sosial, meminta seseorang untuk melihat dan merawat putranya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

4 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

4 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

5 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal