Momen Kocak PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta Pena Trump saat Teken Perjanjian Dagang

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim meminta pena Gedung Putih yang digunakan Donald Trump menandatangani kesepakatan tarif kedua negara (Foto: Bernama)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Momen akrab dan menggelitik terjadi saat Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim menandatangani kesepakatan tarif perdagangan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Minggu (26/10/2025).

Kedua pemimpin saling bertukar perkataan dan senyum hangat saat meresmikan kesepakatan penting bagi kedua negara tersebut.

"Saya rasa saya akan mengambil pena ini," kata Anwar, disambut tawa orang-orang yang menghadiri prosesi penandatanganan tersebut, seperti dikutip dari Bernama.

Trump lalu meihat tanda tangan Anwar seraya memujinya, "Tanda tangan yang menarik."

Anwar kemudian merespons dengan senyum sambil berkata, "Tidak semenarik tanda tangan Anda."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal