Moskow Bersumpah Balas Dendam Kematian Jurnalis Rusia oleh Bom Tandan AS di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. (Foto: Reuters)

Ukraina telah menerima pasokan bom tandan alias bom klaster dari Amerika Serikat, belum lama ini. Kiev pun berjanji bakal menggunakannya hanya untuk mengusir konsentrasi pasukan Rusia di medan perang.

Bom tandan berisi sejumlah bom kecil (bomblet). Saat dijatuhkan, belum tentu semuanya akan meledak. Bom-bom kecil yang tidak meledak itu dapat membahayakan siapa pun, tanpa pandang bulu, di area yang luas. 

Bom tandan atau disebut juga bom curah, dilarang di banyak negara karena potensi bahaya yang ia timbulkan bagi warga sipil.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Heboh! Teknologi Jet Tempur Siluman F-35 AS Mungkin Bocor ke China, Komponen Hilang

2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

2 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal