Mundur, Eks PM Australia Sebut Lawannya Ingin Jatuhkan Pemerintah

Nathania Riris Michico
Mantan PM Australia Malcolm Turnbull saat mengucapkan pidato pengunduran dirinya. (Foto: AAP)

Pria berusia 50 tahun itu menjabat sebagai menteri keuangan di pemerintahan Turnbull sejak perubahan kepemimpinan terakhir pada September 2015.

Dia menyebut kebijakan kekeringan sebagai salah satu prioritas pertamanya, serta harga listrik dan kebijakan kesehatan.

Dia juga mengumumkan Frydenberg akan menggantikannya sebagai menteri keuangan.

"Saya berharap dia baik-baik saja dengan tugas itu. Itu tugas yang berat kawan, saya bisa meyakinkan Anda, saya tahu Anda akan melakukan pekerjaan yang hebat dengannya," kata Morrison, kepada deputinya yang baru.

Morrison juga memuji Wakil Pemimpin Partai Liberal, Julie Bishop.

"Dia menjadi bintang rock untuk Partai Liberal sebagai menteri luar negeri, dan untuk Twitter dan Facebook," katanya, seraya menyinggung keaktifan Bishop di media sosial.

"Dia menjadi kontributor yang luar biasa dan penggerak kebijakan luar negeri dan seorang aktivis nilai-nilai Liberal dari satu daerah ke ujung daerah lain di negara ini dan satu ujung dunia ini ke ujung dunia lain," katanya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Undang PM Australia Albanese ke KTT Ocean Impact Summit 2026 di Bali

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Minta Maaf ke PM Australia Albanese, Tak Bisa Jemput di Bandara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal