Myanmar Berduka, 114 Warga Sipil Penentang Kudeta Tewas oleh Aparat dalam Sehari

Ahmad Islamy Jamil
Anggota keluarga menangisi kematian pria yang ditembak mati aparat Myanmar selama aksi menentang kudeta militer di negara itu, Sabtu (27/3/2021). (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id – Rakyat penentang kudeta di seluruh Myanmar pada Minggu (28/3/2021) ini berduka atas pembantaian sedikitnya 114 warga sipil oleh aparat keamanan, Sabtu (28/3/2021). Itu menjadi hari paling berdarah di Myanmar sejak kudeta militer pada 1 Februari. 

Meski sudah ratusan korban jiwa berjatuhan, rakyat Myanmar berjanji untuk terus menggelar aksi unjuk rasa demi mengakhiri pemerintahan junta militer.

“Kami memberikan hormat kepada para pahlawan kami yang mengorbankan nyawa selama revolusi ini dan kita harus memenangkan REVOLUSI ini,” ungkap salah satu kelompok utama dalam gerakan protes di Myanmar, Komite Pemogokan Umum Nasional (GSCN), dalam unggahannya di Facebook, dikutip Reuters, Minggu (28/3/2021).

Sabtu kemarin juga menjadi hari pertempuran terberat sejak kudeta militer, yang berlangsung antara tentara Myanmar dan kelompok etnik bersenjata yang menguasai sebagian besar negara itu. Jet tempur milik Angkata Bersenjata Myanmar menewaskan sedikitnya dua orang dalam serangan di sebuah desa yang dikendalikan oleh kelompok milisi Karen. 

Sebelum itu, faksi Persatuan Nasional Karen menyatakan telah menyerbu sebuah pos militer Myanmar dekat perbatasan Thailand, menewaskan 10 orang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
22 jam lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

2 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

4 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

15 hari lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal