Myanmar di Ambang Kudeta Militer, Sekjen PBB Antonio Guterres Angkat Bicara

Anton Suhartono
Antonio Guterres (Foto: Reuters)

Dalam pernyataan terpisah, negara-negara Barat mengatakan mereka menantikan "pertemuan damai" parlemen pada hari Senin.

Beberapa negara melalui perwakilan mereka di Myanmar juga menaruh perhatian besar terkait kondisi ini.

"Kami mendesak militer dan semua partai di negara itu mematuhi norma-norma demokrasi dan kami menentang segala upaya untuk mengubah hasil pemilu atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar," bunyi pernyataan bersama yang ditandatangani Kedutaan besar Australia, Inggris, Kanada, Uni Eropa, dan Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

18 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

20 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

1 bulan lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal