Myanmar Kian Memprihatinkan, Dewan Keamanan PBB Diminta Menindak Junta Militer

Ahmad Islamy Jamil
Aparat Myanmar menembakkan gas air mata saat membubarkan unjuk rasa di Yangon, akhir Februari lalu. (Foto: Reuters)

Massa penentang kudeta juga menggelar demonstrasi di kota terbesar Myanmar, Yangon.

Sudah berkali-kali ratusan ribu orang di negara itu turun ke jalan, bersumpah untuk melanjutkan aksi.

Sedikitnya satu orang tewas di tangan aparat keamanan dalam aksi protes pada Jumat (5/3/2021) kemarin. Seorang pejabat dari partai Suu Kyi, NLD, dan keponakan remajanya juga ditikam sampai mati oleh massa pendukung militer, menurut laporan media lokal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan

Internasional
16 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
17 hari lalu

Iran Murka Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan ke Negara Arab: Kami Korban!

Internasional
17 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal