Myanmar Kian Memprihatinkan, Dewan Keamanan PBB Diminta Menindak Junta Militer

Ahmad Islamy Jamil
Aparat Myanmar menembakkan gas air mata saat membubarkan unjuk rasa di Yangon, akhir Februari lalu. (Foto: Reuters)

Massa penentang kudeta juga menggelar demonstrasi di kota terbesar Myanmar, Yangon.

Sudah berkali-kali ratusan ribu orang di negara itu turun ke jalan, bersumpah untuk melanjutkan aksi.

Sedikitnya satu orang tewas di tangan aparat keamanan dalam aksi protes pada Jumat (5/3/2021) kemarin. Seorang pejabat dari partai Suu Kyi, NLD, dan keponakan remajanya juga ditikam sampai mati oleh massa pendukung militer, menurut laporan media lokal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Megapolitan
15 hari lalu

Jasa Marga Tutup Sementara Akses Keluar Slipi Tol Dalam Kota Imbas Demo May Day

Nasional
15 hari lalu

Pimpinan DPR Terima Audiensi Perwakilan Massa Buruh Demo May Day 2026

Nasional
15 hari lalu

Massa Buruh Mulai Berdatangan ke Gedung DPR Siang Ini jelang Demo May Day

Nasional
16 hari lalu

10.000 Buruh bakal Geruduk DPR saat May Day, Sampaikan 10 Tuntutan Ini 

Bisnis
21 hari lalu

BNI Menanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal