Nah! Aksi Pembakaran Alquran di Negaranya Marak, Swedia malah Salahkan Rusia

Anton Suhartono
Swedia menyalahkan Rusia di balik maraknya pembakaran Alquran. Salwan Momika melakukan aksi pembakaran Alquran di luar kedubes Irak di Stockholm (Foto: Reuters)

Swedia dalam proses menjadi anggota NATO. Turki sebagai negara yang awalnya menentang keanggotaan Swedia akhirnya memberikan restu saat pertemuan NATO di Lithuania.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Swedia Tobias Billstrom sebelumnya mengecam pembakaran Alquran dengan menyebutnya sangat menyinggung dan tidak sopan

"Ekspresi rasisme, xenofobia, dan intoleransi terkait lainnya tidak memiliki tempat di Swedia atau Eropa," katanya.

Meski demikian, Swedia tak bisa melarang aksi itu karena negaranya menghormati kebebasan berpendapat.

Dinas keamanan Swedia, SAPO, memperingatkan situasi keamanan semakin memburuk akibat serangkaian aksi pelecehan kitab suci Alquran.

"Citra Swedia telah berubah. Kita telah berubah dari yang dilihat sebagai negara toleran menjadi negara anti-Muslim, begitulah cara kita dipandang, terutama oleh sebagian Muslim di dunia," kata Susanna Trehorning, Wakil Kepala Unit Kontra-Terorisme dan Kontra-Subversi SAPO.

Meski demikian otoritas Swedia belum mengubah status keamanan yang saat ini berada di level 3 dari skala 5. Level 5 menunjukkan risiko tinggi. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sepakati Kerja Sama dengan Denmark, Trump: AS Kendalikan Keamanan Greenland Selamanya

2 hari lalu

Kirim Pasukan AS ke Greenland, Trump: Mimpi Jadi Kenyataan!

2 hari lalu

Trump Tiba-Tiba Umumkan Segera Kirim Banyak Pasukan AS ke Greenland

4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal