Nah! AS Ungkap Praktik Curang Vietnam, Bukan Cuma soal Tarif

Anton Suhartono
Vietnam merupakan salah satu negara paling dulu menegosiasikan tarif resiprokal Donald Trump (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Vietnam merupakan salah satu negara paling dulu menegosiasikan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Tak tanggung-tanggung Vietnam berjanji akan menghapus tarif masuk untuk semua produk AS alias 0 persen.

Namun proposal Vietnam itu ditanggapi secara kritis oleh Gedung Putih. Tawaran Vietnam untuk menghapus semua tarif masuk untuk produk AS dinilai belum cukup. Pemerintah AS menuding ada bentuk kecurangan lain dilakukan Vietnam yang tak terkait dengan tarif.

Penasihat Senior AS untuk Perdagangan dan Manufaktur Peter Navarro mengatakan ada pajak yang dikenakan Vietnam terhadap produk AS.

"Mari kita ambil contoh Vietnam. Ketika mereka datang kepada kami dan mengatakan, 'Kami akan menerapkan tarif nol,' itu tidak berarti apa pun bagi kami karena kecurangan nontariflah yang penting," kata Navarro, dikutip dari CNBC, Senin (7/4/2025).

Dia menyebut pajak pertambahan nilai (PPN) Vietnam serta dugaan pencurian kekayaan intelektual sebagai contoh kecurangan nontarif. Selain itu, Navarro mengungkap Vietnam menjadi negara perantara untuk memasukkan produk China ke AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

21 jam lalu

Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi

23 jam lalu

Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang

1 hari lalu

Imigrasi Pergoki 2 WN Vietnam Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 1 Sempat Kabur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal