Nah! Netanyahu Bantah Partainya Ingin Caplok Tepi Barat, Salahkan Oposisi Israel

Anton Suhartono
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tuduhan bahwa partainya, Likud, berada di balik upaya mencaplok wilayah Tepi Barat dari Palestina (Foto: AP)

“Ini adalah upaya oposisi untuk menimbulkan perpecahan di tengah kunjungan penting Wakil Presiden AS JD Vance ke Israel,” tambahnya.

Sebelumnya, Knesset sempat menyetujui dua rancangan awal terkait pencaplokan Tepi Barat dan blok permukiman Ma’ale Adumim. Meski belum menjadi undang-undang (UU), langkah itu memicu kecaman global dan mengancam hubungan diplomatik Israel-AS.

Presiden Trump bahkan memperingatkan akan menghentikan seluruh dukungan Washington jika Israel benar-benar melanjutkan langkah pencaplokan tersebut. 

“Kami tidak akan mendukung tindakan yang dapat memperburuk ketegangan di Timur Tengah,” ujar Trump.

Setelah tekanan tersebut, Netanyahu akhirnya menginstruksikan ketua koalisi Pemerintah Ofir Katz untuk menghentikan seluruh pembahasan terkait penerapan kedaulatan di wilayah Yudea dan Samaria, sebutan Israel untuk Tepi Barat, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah mundur ini memperlihatkan posisi sulit Netanyahu yang harus menyeimbangkan tekanan politik dalam negeri dari kelompok sayap kanan dengan tuntutan internasional untuk menghentikan ekspansi wilayah. 

Meski menyangkal keterlibatan partainya, tekanan terhadap pemerintah Israel diperkirakan masih akan terus meningkat selama isu pencaplokan Tepi Barat belum benar-benar ditutup.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

2 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

2 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

2 hari lalu

MUI Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli Dukung Israel, Desak Konser Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal