Nah! Netanyahu Bantah Partainya Ingin Caplok Tepi Barat, Salahkan Oposisi Israel

Anton Suhartono
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tuduhan bahwa partainya, Likud, berada di balik upaya mencaplok wilayah Tepi Barat dari Palestina (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu membantah tuduhan bahwa partainya, Likud, berada di balik upaya mencaplok wilayah Tepi Barat dari Palestina. Dia menegaskan, langkah itu justru digerakkan oleh kelompok oposisi untuk memprovokasi ketegangan politik di tengah tekanan internasional, terutama dari Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu setelah Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance melontarkan kritik keras terhadap rencana pencaplokan yang disebut sebagai tindakan “bodoh dan berisiko tinggi.” 

Tekanan dari Washington membuat Netanyahu langsung memerintahkan partai serta koalisinya untuk menunda seluruh pembahasan rancangan undang-undang (RUU) pencaplokan di parlemen Knesset.

“Partai Likud dan mitra koalisi keagamaan tidak memberikan suara untuk RUU ini, kecuali satu anggota Likud yang baru saja dipecat dari jabatan ketua komite Knesset. Tanpa dukungan dari kami, RUU itu tidak akan pernah lolos,” tegas Netanyahu dalam pernyataan resmi dari kantornya, Jumat (24/10/2025).

Dia menuding pemungutan suara RUU tersebut merupakan “aksi provokasi politik” yang sengaja dilancarkan oposisi untuk mempermalukan pemerintah dan merusak hubungan Israel dengan sekutunya, terutama Amerika Serikat. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Masuk Jebakan Hizbullah, 2 Tentara Israel Tewas Kena Bom di Lebanon

2 hari lalu

Netanyahu Tak Peduli AS-Iran Berdamai, Ancam Serang Teheran

2 hari lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

3 hari lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal