Nah, Senator AS Yakin Arab Saudi dan Israel Normalisasi Hubungan Tahun Ini

Anton Suhartono
Lindsey Graham yakin Arab Saudi akan menormalisasi hubungan dengan Israel tahun ini juga (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Senator Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham yakin Arab Saudi akan menormalisasi hubungan dengan Israel pada tahun ini juga. Graham mengaku sudah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu (23/10/2024) membahas hal tersebut.

Politikus Partai Republik itu mengatakan, Netanyahu mendukung upaya untuk mencapai kesepakatan dengan Arab Saudi. Kesempatan untuk mewujudkan normalisasi hubungan hanya terjadi pada pemerintahan saat ini. Pasalnya pemerintahan yang akan datang hasil Pilpres AS 2024 yanh akan berkuasa mulai 20 Jamuari 2025, belum tentu bisa mendapat dukungan dari Kongres.

"Saya kira waktu untuk mewujudkan ini adalah di bawah pengawasan Biden," kata Graham, kepada Reuters, dikutip Jumat (25/10/2024).

Dia menjelaskan, ada perbedaan antara Presiden Joe Biden dengan wakilnya, Kamala Harris, mengenai normalisasi Saudi-Israel.

Harris, kata Graham, jauh lebih bergantung pada sayap kiri dan tidak menunjukkan minat untuk mengupayakan normalisasi. Sebaliknya, Biden sangat ingin mewujudkan perdamaian antara Saudi dengan Israel.

Sementara itu jika nantinya Donald Trump yang memenangkan pilpres AS, politisi Demokrat di Kongres justru akan menentangnya. Setiap perjanjian pertahanan membutuhkan dukungan dari mayoritas atau dua per tiga di Senat AS atau mengumpulkan 67 suara.
  
Pandangan berbeda disampaikan Morgan Finkelstein, juru bicara keamanan nasional tim kampanye Harris. Menurut dia, Harris justru ingin melihat perdamaian terwujud karena akan membuka jalan bagi Israel untuk lebih diterima di kawasan.

"Wakil Presiden Harris secara konsisten mendukung upaya untuk memastikan Israel terintegrasi lebih dalam di kawasan Timur Tengah, termasuk kemungkinan perjanjian normalisasi bersejarah dengan Arab Saudi. Dia yakin integrasi tersebut penting untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 menit lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Internasional
19 menit lalu

Nekat Terobos Selat Hormuz, 2 Kapal Kargo AS Terdampar di Bebatuan

Internasional
1 jam lalu

Iran-AS Saling Serang di Selat Hormuz, Menhan Hegseth: Gencatan Senjata Belum Berakhir

Internasional
4 jam lalu

AS Siap Serang Iran Lagi: Kita Bisa Mulai Operasi Militer Besar-besaran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal