Nah, Trump Akan Tagih Biaya Perang Ukraina ke NATO

Anton Suhartono
Donald Trump menyebut NATO harus membayar persenjataan dan amunisi AS yang dkirim ke Ukraina untuk perang melawan Rusia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut NATO harus membayar persenjataan dan amunisi yang dikirim ke Ukraina untuk perang melawan Rusia. Aliansi pertahanan itu membantu Ukraina dengan persenjataan dan amunisi dalam perang tersebut, sebagian menggunakan produk dari AS.

"Kami mengirimkan senjata ke NATO dan NATO menanggung biayanya 100 persen. Jadi, yang akan kita lakukan adalah senjata yang dikirim akan diberikan kepada NATO, kemudian NATO akan memberikan senjata tersebut (ke Ukraina) dan menanggung biayanya," kata Trump kepada NBC News, dikutip Jumat (11/7/2025). 

Trump menyebut skema itu sudah disepakati dengan NATO dalam KTT beberapa waktu lalu di Den Haag, Belanda.

Kanselir Jerman Friedrich Merz sebelumnya mengumumkan kesiapannya untuk membeli sistem rudal pertahanan Patriot dari AS untuk dikirim ke Ukraina. 

Dia juga telah membahas pembelian tersebut dengan Trump, namun belum ada keputusan akhir.

Pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden, AS mengirim langsung senjata ke Ukraina dalam beberapa tahap, termasuk tank Abrams. AS telah mencairkan dana dan peralatan sebesar 83,4 miliar dolar AS ke Ukraina, sebagian harus dibayar kembali oleh Ukraina berikut bunga.

Bantuan untuk Ukraina disalurkan melalui operasi lintas lembaga yang disebut Operasi Atlantic Resolve (OAR), dimulai setelah Rusia mencaplok Semenanjung Krimea pada 2014.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Mobil
13 jam lalu

Ancam Naikkan Tarif Mobil Impor dari Eropa, Trump Desak Produksi Kendaraan di Amerika 

Internasional
14 jam lalu

Trump Akan Naikkan Tarif Mobil Impor dari Eropa

Internasional
16 jam lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
18 jam lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
19 jam lalu

Ingin Ambil Alih Kuba, Trump Kerahkan Kapal Induk Terbesar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal