Pekan lalu Trump mengumumkan komposisi Dewan Perdamaian Gaza, mencakup Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, dan Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.
Selain itu Trump juga mengundang para pemimpin dunia, termasuk seteru AS, yakni Presiden Rusia, Belarusia, dan China, untuk bergabung. Namun dia tak mengundang Sekjen PBB Antonio Guterrres.
Stasiun televisi berita CBS, mengutip sumber pejabat yang mengetahui diskusi tersebut, melaporkan hingga Selasa (20/1/2026), Trump telah mengundang lebih dari 10 negara, namun hanya lima, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Belarusia, Maroko, Hongaria, dan Kanada, yang secara terbuka menerima undangan untuk bergabung.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, pemerintahannya belum mengetahui seluruh rincian mengenai inisiatif Dewan Perdamaian Gaza dan berharap segera mendapat penjelasan dari AS.
Sumber-sumber pejabat AS melaporkan, Trump berharap bisa menggelar seremoni penandatanganan Dewan Perdamaian Gaza di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).