Nama Mantan Presiden AS Disingkirkan dari Kampus Kenamaan Ini terkait Rasisme

Anton Suhartono
Universitas Princeton mengubah nama sekolah kebijakan publik dan asrama mahasiswa dari sebelumnya mengabadikan nama mantan presiden Woodrow Wilson (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Universitas Princeton di New Jersey mengganti nama sekolah kebijakan publik yang sebelumnya menggunakan Woodrow Wilson, mantan presiden Amerika Serikat (AS).

Nama itu juga digunakan Universitas Princeton untuk permukiman mahasiswa atau asrama kampus.

Kampus berpandangan Wilson merupakan salah satu penggerak rasisme di masa pemerintahannya.

“Pemikiran dan kebijakan rasisme Woodrow Wilson membuat namanya tidak pantas digunakan oleh sekolah maupun perguruan tinggi, di mana para cendekiawan, mahasiswa, dan alumninya harus berdiri teguh menentang rasisme dalam segala bentuk," kata Presiden Universitas Princeton, Christopher Eisgruber, dikutip dari AFP, Minggu (28/6/2020).

Wilson menjabat presiden AS dalam dua periode, yakni dari tahun 1913 hingga 1921. Dia merupakan salah satu pendiri Liga Bangsa-Bangsa, cikal bakal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

57 tahun lalu

Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia, Prabowo Gandeng Imperial College London

57 tahun lalu

MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN, Libatkan 18 Kampus

57 tahun lalu

Viral Video Asusila di Kampus Kawasan Depok, Mahasiswa Desak Rektorat Sanksi DO Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal