Nasib Perjanjian Nuklir AS dan Iran Semakin Tak Jelas

Anton Suhartono
Antony Blinken (Foto: Reuters)

Namun Blinken menegaskan belum terlambat bagi Iran untuk terlibat kembali dalam kesepakatan. Kedua pihak tampaknya berusaha menghindari kesalahan jika pembicaraan ini kembali gagal.

Komentar ini muncul pada hari keempat pembicaraan tidak langsung AS-Iran untuk membawa keduanya kembali sepenuhnya ke JCPOA. Dalam kesepakatan ini Iran harus membatasi program nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi AS, Uni Eropa, dan PBB.

Pembicaraan dilanjutkan sejak Senin lalu setelah jeda 5 bulan dipicu terpilihnya presiden Iran dari garis keras yang anti-Barat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal