NATO Akan Terus Kirim Senjata ke Ukraina, Rusia: Jangan Lagi Menuang Minyak ke dalam Api

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. (Foto: Reuters)

“Kami setuju bahwa ancaman nuklir (oleh Rusia) tidak dapat diterima. Kami akan terus mendukung Ukraina,” cuitnya.

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, negara-negara Barat telah memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev. Moskow mengecam aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya, dengan mengatakan hal itu hanya “menuang minyak ke dalam api”.

Moskow telah berulang kali memperingatkan Barat agar tidak terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut. Sementara Uni Eropa, Amerika Serikat, dan NATO telah menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam permusuhan Moskow dengan Kiev. 

Faktanya, negara-negara Barat secara terang-terangan melatih tentara Ukraina, di samping mengirim instruktur dan perangkat keras mereka ke Ukraina, dan memberikan informasi intelijen kepada Kiev untuk melawan Moskow.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 jam lalu

Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?

2 jam lalu

Garda Revolusi Iran Sudah di Yaman, Siap Blokade Laut Merah

6 jam lalu

Iran Deklarasikan Perang Skala Penuh Lawan AS

11 jam lalu

Konflik Memanas, Houthi Terapkan Blokade Laut Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal