Negara Bangkrut, Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa Mundur

Anton Suhartono
Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri sebagai PM Sri Lanka (Foto: Reuters)

KOLOMBO, iNews.id - Perdana Menteri Sri LankaMahinda Rajapaksa mengundurkan diri, Senin (9/5/2022), di tengah krisis ekonomi terburuk negara itu yang memicu demonstrasi besar di penjuru negeri.

Demonstrasi selama beberapa pekan terakhir, belum pernah terjadi sepanjang sejarah negara Asia Selatan berpenduduk sekitar 22 juta jiwa itu, menuntut agar PM Mahinda dan adiknya, Presiden Gotabaya Rajapaksa, mundur karena gagal menangani gejolak ekonomi. Sri Lanka bangkrut setelah gagal membayar utang sebesar 51 miliar dolar AS atau sekitar Rp734 triliun..

Kantor perdana menteri mengeluarkan pernyataan bahwa Mahinda telah mengajukan pengunduran diri.

"Beberapa saat lalu, Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Gotabaya Rajapaksa," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters.

Dalam surat itu, Mahinda menjelaskan alasannya mundur yakni untuk membantu pembentukan pemerintahan sementara.

"Banyak pemangku kepentingan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi krisis saat ini yakni pembentukan pemerintah sementara terdiri atas semua partai. Oleh karena itu, saya mengajukan pengunduran diri agar langkah selanjutnya dapat diambil sesuai dengan Undang-Undang," demikian isi surat.

Pengunduran dirinya disampaikan saat kekacauan dan kekerasan memuncak memaksa polisi memberlakukan jam malam secara nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

7 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

19 hari lalu

KTNA Kecam Demo di Kantor Agrinas Palma: Setop Jual Nama Masyarakat Riau

21 hari lalu

GRIB Jaya soal Terjunkan Ratusan Anggota di Lokasi Demo 27 Agustus: Kami Ingin Menghalau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal