Negara Muslim Desak Dewan HAM PBB Selidiki Kejahatan Perang Israel di Palestina

Anton Suhartono
Negara muslim mendesak PBB untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang Israel di Palestina (Foto/Reuters)

JENEWA, iNews.id - Negara-negara mayoritas muslim mendesak PBB menyelidiki dugaan kejahatan perang dalam konflik 11 hari antara Israel dengan pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB akan mengadakan sesi khusus membahas konflik Israel-Hamas pada Kamis (26/5/2021) atas permintaan Pakistan selaku koordinator Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan Palestina.

Negara-negara tersebut pada Selasa malam mengajukan draf resolusi guna membentuk komisi penyelidikan independen untuk mengungkap semua pelanggaran HAM di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, serta di Israel, sejak 13 April. 

Seperti diketahui, konflik tidak hanya terjadi di Gaza dan Yerusalem Tiur, melainkan di Israel antara warga keturunan Arab dengan kelompok Yahudi yang dibantu polisi.

"Termasuk diskriminasi dan penindasan sistematis berdasarkan identitas nasional, etnis, ras, atau agama," bunyi draf, dikutip dari Reuters, Rabu (26/5/2021).

Tim independen akan mengumpulkan dan menganalisis bukti kejahatan yang dilakukan, termasuk materi forensik untul memperkuat proses hukum.

Hasilnya akan dilaporkan kembali pada Juni 2022, termasuk menentukan mereka yang bertanggung jawab.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
39 menit lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Soccer
8 jam lalu

Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Tolak Jabat Tangan Pejabat Israel di Kongres FIFA

Internasional
14 jam lalu

Tolak Foto Bareng Delegasi Israel, Presiden Asosiasi Sepak bola Palestina: Fasisme, Genosida!

Internasional
16 jam lalu

Heboh! Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Ogah Foto Bareng Pejabat Israel di Kongres FIFA

Internasional
20 jam lalu

Israel Tak Sabar Perang Lagi, Segera Serang Iran?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal