Negara Muslim Desak Dewan HAM PBB Selidiki Kejahatan Perang Israel di Palestina

Anton Suhartono
Negara muslim mendesak PBB untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang Israel di Palestina (Foto/Reuters)

Tim independen akan mengumpulkan dan menganalisis bukti kejahatan yang dilakukan, termasuk materi forensik untul memperkuat proses hukum.

Hasilnya akan dilaporkan kembali pada Juni 2022, termasuk menentukan mereka yang bertanggung jawab.

Duta Besar Israel untuk PBB di Jenewa, Swiss, Meirav Eilon Shahar mengatakan, sesi khusus yang menargetkan negaranya merupakan bukti jelas dari agenda anti-Israel. 

"(Mereka) Hanya menghargai tindakan Hamas, sebuah organisasi teroris," ujarnya.

Sejak dibentuk pada 2006, Dewan HAM PBB, forum beranggotakan 47 negara, sudah mengadakan delapan sesi khusus yang mengutuk Israel dan menggelar beberapa penyelidikan atas dugaan kejahatan perang.

Amerika Serikat sempat keluar dari keanggotaan dewan pada masa pemerintahan Presiden Donald Teump dengan alasan anti-Israel, namun di bawah Joe Biden bergabung kembali. Delegasi AS saat ini berstatus pengamat dan tidak memiliki hak suara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

1 hari lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

1 hari lalu

Viral Pemain Israel Diusir Wasit dari Lapangan usai Selebrasi Menembak

1 hari lalu

Demo Kecam Netanyahu di Sidang Umum PBB, Aktris Hollywood hingga Politisi Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal