Negara NATO di Eropa Timur Khawatir Keberadaan Wagner Group di Belarusia

umaya
Negara NATO di Eropa Timur khawatir pemindahan pasukan Wagner Group ke Belarusia akan menciptakan ketidakstabilan regional yang lebih besar. (Foto: Reuters)

"Kami telah mengirim pesan yang jelas ke Moskow dan Minsk bahwa NATO ada untuk melindungi setiap sekutu, setiap jengkal wilayah NATO," kata Stoltenberg.

Dia menambahkan, NATO telah meningkatkan kehadiran militernya di bagian timur aliansi. NATO juga akan membuat keputusan lebih lanjut untuk lebih memperkuat pertahanan kolektif dengan pasukan yang lebih siap dan lebih banyak kemampuan di KTT mendatang.

Bagi Stoltenberg, pemberontakan Wagner menunjukkan bahwa perang Putin melawan Ukraina telah memperdalam perpecahan di Rusia.

"Pada saat yang sama kita tidak boleh meremehkan Rusia. Jadi yang lebih penting adalah kita terus memberikan dukungan kepada Ukraina," katanya.

Bos Wagner, Yevgeny Prigozhin tiba di Belarusia, Selasa (28/6/2023) di bawah kesepakatan yang dinegosiasikan oleh Presiden Alexander Lukashenko. Hal itu sekaligus yang mengakhiri pemberontakan tentara bayaran di Rusia pada Sabtu (24/6/2023).

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, para pejuang Wagner ditawari pilihan untuk pindah ke sana atau bergabung di bawah Kementerian Pertahanan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
18 jam lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

1 hari lalu

Vietnam Bikin Kapal Perang Anti-Kapal Selam Canggih, Dibuat di Dalam Negeri termasuk Senjata

2 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

6 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal