Mengutip laman World Atlas, Ekuador menjadi salah satu negara dengan manajemen penanggulangan bencana yang baik, dengan poin 4,8. World Bank menyebut, Ekuador adalah salah satu negara yang sangat rawan tertimpa bencana alam, seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, badai, tanah longsor, dan fenomena iklim La Nina dan El Nino.
Usai gempa bumi pada April 2016, Pemerintah Ekuador memutuskan untuk melibatkan pihak swasta untuk menggaungkan gagasan peduli bencana. Hal itu masif dilakukan guna menanggulangi bencana. Pengembangan metode pemerintah dalam strategi tanggap tanggap bencana juga terus dilakukan. Pemerintah Ekuador, Bank Dunia, dan tim teknis Kementerian Ekonomi dan Keuangan Ekuador mengembangkan strategi pembiayaan risiko bencana yang mulai diimplementasikan pada Maret 2021.
Melalui program ini, pemerintah juga akan memastikan sumber daya di negaranya cukup dan mampu untuk menanggapi keadaan darurat (dalam hal ini bencana alam). Pemerintah Ekuador percaya bahwa strategi yang kuat dapat membantu menekan risiko bencana. Utamanya, mampu kembali membangkitkan warga Ekuador yang harus kehilangan mata pencaharian akibat bencana alam tersebut.
Swiss telah belajar banyak untuk menanggulangi bencana yang sering terjadi di negaranya. Dalam laman resmi Federal Office of Environment Switzerland, Swiss sering terkena banjir, tanah longsor, dan longsoran batu. Di sisi lain, kebakaran hutan juga sering melanda negara itu. Pemerintah Swiss melakukan dokumentasi dan pengarsipan atas semua bencana alam yang pernah terjadi. Sehingga, Swiss memiliki peta bahaya yang menunjukan daerah rawan bencana, tingkat bahaya, hingga kemungkinan terjadinya. Per tahun 2017, peta bahaya ini sudah tersedia di seluruh wilayah Swiss.
Perencanaan tata ruang juga masif dilakukan. Pemerintah amat fokus terhadap perbaikan sistem drainase. Sementara itu, masyarakat Swiss sudah ditekankan untuk melakukan pemeliharaan terhadap properti dan keselamatannya masing-masing. Perusahaan asuransi mendukung dengan menyediakan asuransi khusus bagi risiko kerusakan akibat bencana alam.