Trump sebelumnya mengatakan akan melarang ekspor bahan bakar solar dari AS jika negara-negara Eropa tidak bersedia mengeluarkan lebih banyak cadangan mereka ke pasar. Kebijakan itu dinilai dapat membantu menekan harga bagi konsumen AS, tetapi berpotensi mendorong harga lebih tinggi di negara lain.
Melalui media sosial, Trump mengatakan bahwa Eropa telah menyetujui pelepasan sejumlah besar cadangan diesel dan prosesnya akan segera dimulai.
Namun, Trump kemudian mengatakan larangan ekspor solar sebenarnya tidak pernah benar-benar menjadi kebijakan yang siap diterapkan. Dia juga memuji keputusan Eropa untuk melepas cadangan bahan bakarnya.
“Eropa memiliki banyak diesel dan mereka akan memberikan kontribusi besar bagi dunia, begitu juga kami,” ucap Trump.
Trump pertama kali menyatakan dukungan terhadap larangan ekspor solar pada awal pekan sebelumnya. Hingga Kamis, pemerintahannya masih mempertimbangkan kebijakan tersebut sembari menekan negara-negara Eropa agar menggunakan cadangan mereka.