Negara Pasifik Ini Terancam Gelap Gulita, Persediaan BBM Hanya Cukup 2 Bulan

Anton Suhartono
Kepulauan Marshall kemungkinan akan kehabisan BBM dalam 2 bulan jika tak ada pasokan (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Negara kecil di Pasifik, Kepulauan Marshall, kemungkinan akan kehabisan bahan bakar minyak (BBM) dalam 2 bulan. Kepulauan Marshall belum mendapat jaminan pasokan dari pihak mana pun untuk menambah cadangannya.

Menteri Keuangan Kepulauan Marshall David Paul mengatakan, belum ada kepastian dari pemasok saat ini, kapan BBM akan dikirim.

"Agar realistis, semuanya masih belum pasti, dan apa pun bisa terjadi. Saya benar-benar tidak bisa memprediksi dengan pasti," kata Paul, dalam wawancara dengan radio RNZ Pacific, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Dia menambahkan, kondisi negaranya saat ini tergantung pada pasar. Untuk memasok kebutuhan listrik kepada 90 persen pengguna, negara tersebut bergantung pada generator diesel, sehingga sangat rentan terhadap gangguan pasokan BBM.

Paul menambahkan, harga persediaan BBM terakhir, yang hanya bertahan sekitar 2 bulan, tiga kali lebih mahal daripada biasanya. Perusahaan pemasok mungkin akan menggunakan klausul force majeure karena konflik di Timur Tengah, sehingga sulit untuk memenuhi ketentuan kontrak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Nasional
19 hari lalu

JK Usul Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Subsidi BBM untuk Tekan Defisit

Buletin
29 hari lalu

Penampakan Warga Filipina Jalan Kaki ke Tempat Kerja, Krisis BBM Imbas Perang Timur Tengah

Buletin
31 hari lalu

Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Akibat Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal