Netanyahu Akui Masa Depan Israel Sangat Berat jika Perang Lawan Iran Pecah

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengakui negaranya sedang menghadapi hari-hari yang sangat sulit terkait potensi perang baru dengan Iran (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu mengakui negaranya sedang menghadapi hari-hari yang sangat sulit terkait potensi perang baru dengan Iran. Dia mengkhawatirkan dampak dari meningkatnya ketegangan serta kemungkinan konfrontasi lebih luas di kawasan.

Dalam pidatonya di parlemen Knesset, Senin (23/2/2026), Netanyahu mengatakan Israel menghadapi hari-hari yang paling menyentuh bagi kehidupan karena ketidakpastian akan menyelimuti periode mendatang.

“Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok,” katanya, seraya menyerukan persatuan Israel menghadapi kemungkinan eskalasi dengan Iran.

Dia lalu memperingatkan Iran akan menghadapi pembalasan yang keras jika menyerang Israel. Iran, kata dia, akan melakukan kesalahan terbesar dalam sejarahnya jika hal itu terjadi.

Para pejabat Iran menegaskan, Israel akan menjadi target serangan jika Amerika Serikat (AS) menggempur negaranya. Kota-kota besar Israel porak-poranda dalam perang 12 hari pada Juni 2025, menunjukkan kemampuan militer Iran yang tak bisa dibendung Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

4 hari lalu

Nah, AS Bersedia Batalkan Operasi Ekonomi terhadap Iran asal Selat Hormuz Dibuka Total

4 hari lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

4 hari lalu

Ini 5 Jenderal Komandan Senior Garda Revolusi Iran yang Diincar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal