Netanyahu Bakal Bubarkan Parlemen Israel, Gelar Pemilu Dini?

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu dilaporkan meminta para ajudannya untuk bersiap menghadapi kemungkinan pembubaran parlemen Knesset (Foto: AP)

Seorang sumber pejabat senior pemerintah Israel mengatakan Netanyahu sebenarnya ingin pemilu digelar tepat waktu karena tidak ingin kedisiplinan politisi pendukungnya terkikis atau ada anggaapan pemerintahan akan bubar.

Menurut pejabat itu, Netanyahu ingin menyelesaikan masa jabatan secara penuh dan tidak ingin kehilangan kekuasaan sehari pun. 

"Namun kenyataannya, Partai Likud sudah bersiap menghadapi kemungkinan bahwa Knesset akan segera dibubarkan,” ujarnya.

Berdasarkan aturan di Israel, pemerintah harus mengesahkan anggaran di Knesset pada akhir Maret untuk mencegah pemilu dini.

Partai-partai keagamaan mensyaratkan pengecualian bagi Yahudi ultra-Ortodoks untuk memberikan suara mendukung anggaran tersebut. Masalahnya pemerintahan Netanyahu akan kehilangan dukungan jika tak mendapat suara dari kelompok sayap kanan koalisinya.

Kaum Haredi, berjumlah sekitar 13 persen dari populasi Israel yang berjumlah 10 juta jiwa, mengklaim wajib militer mengancam identitas keagamaan dan struktur komunitas, karena mereka mendedikasikan hidup untuk mempelajari Taurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal