Netanyahu Bakal Tolak Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza?

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menegaskan Israel akan menentukan negara-negara yang bisa mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza (Foto: Jerusalem Post)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu menegaskan negaranya yang akan menentukan negara-negara mana saja yang bisa mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Jalur Gaza.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut beberapa negara telah bersedia mengirim pasukannya ke Gaza, termasuk Turki, Indonesia, serta beberapa negara Arab. Namun Israel mengungkapkan kekhawatiran mengenai tentang komposisi pasukan penjaga perdamaian tersebut. 

Ini merupakan sinyal bahwa Israel tak akan membiarkan Gaza dijaga oleh pasukan dari negara-negara Muslim yang dianggap tak akan menguntungkan posisi militer Zionis.

"Kami memegang kendali atas keamanan kami dan kami juga telah menegaskan mengenai pasukan internasional, Israel akan menentukan pasukan mana yang tidak bisa kami terima dan beginilah cara kami beroperasi dan akan terus beroperasi," kata Netanyahu, dalam sidang kabinet, dikutip Senin (27/10/2025).

Netanyahu menegaskan tetap menghormati pilihan serta berkonsultasi dengan AS mengenai negara-negara masa saja yang bisa diterima di Gaza. Hanya saja dia juga mengatakan Israel adalah negara merdeka dan menolak anggapan bahwa pemerintah AS mengendalikan dan mendikte kebijakan keamanan Israel. Hubungan Israel dan AS, kata dia, hanya sebagai mitra.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

15 jam lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

17 jam lalu

Menkeu AS: Perang Ekonomi Iran, Serangan Finansial Terbesar AS terhadap Musuh

18 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal