Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

Anton Suhartono
Israel Gadi Eisenkot menentang keras upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menggugat hasil pemilu Knesset pekan lalu (Foto: AP)

Eisenkot turut menyambut pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Pusat Israel, Hakim Noam Sohlberg, yang menegaskan integritas proses pemungutan suara.

"Abaikan kebisingan latar belakang dan manuver politik yang berubah setiap jam. Rakyat adalah penguasa, dan mereka telah berbicara: Pemerintah yang gagal tidak mendapat dukungan mayoritas dan telah kalah dalam pemilu," ujarnya.

Eisenkot juga menegaskan tidak akan ada pemilu lanjutan. Dia menyatakan pemerintahan baru Israel dapat terbentuk tanpa keterlibatan kelompok sayap kanan pendukung Netanyahu.

Perselisihan ini terjadi setelah Netanyahu dan Partai Likud menuduh Qatar melakukan campur tangan dalam pemilu Israel. Doha dituding memberikan pendanaan untuk meningkatkan partisipasi pemilih Arab sehingga memengaruhi hasil pemungutan suara.

Likud mengklaim memiliki rekaman dan berbagai materi yang mendokumentasikan dugaan praktik suap, termasuk uang tunai dan voucher bahan bakar yang ditawarkan sebagai imbalan atas suara pemilih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
51 menit lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

23 jam lalu

Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

24 jam lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

24 jam lalu

Eisenkot Semprot Netanyahu: Hanya Orang Kalah yang Ingin Batalkan Hasil Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal