Netanyahu Berusaha Gugat Hasil Pemilu Israel, Eisenkot: Kehendak Rakyat Tak Bisa Dihapus!

Anton Suhartono
Israel Gadi Eisenkot menentang keras upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menggugat hasil pemilu Knesset pekan lalu (Foto: AP)

Namun, Likud belum secara terbuka menunjukkan bukti yang mendukung tuduhan campur tangan Qatar maupun dugaan kecurangan pemilu tersebut.

Pemerintah Qatar membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai kampanye hoaks untuk menyeret Doha ke dalam perselisihan politik domestik Israel. Pemimpin partai Arab Joint List, Mansour Abbas, juga membantah tuduhan menerima pendanaan asing untuk memengaruhi hasil pemilu.

Sementara itu, hasil pemilu menunjukkan blok Netanyahu memperoleh 53 kursi di Knesset dari total 120 kursi. Blok oposisi pimpinan Eisenkot mendapatkan 48 kursi, sedangkan partai-partai Arab meraih 19 kursi.

Dengan hasil tersebut, tidak ada blok utama yang berhasil mencapai 61 kursi, jumlah minimum untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Israel pun menghadapi kebuntuan politik. Pembentukan pemerintahan baru bergantung pada kesepakatan antarkelompok politik, termasuk kemungkinan keterlibatan partai-partai Arab.

Namun, kubu oposisi masih terpecah mengenai rencana menggandeng partai-partai Arab untuk membentuk pemerintahan baru tanpa Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
50 menit lalu

Trump: AS Setop Bantuan Keuangan untuk Israel

23 jam lalu

Qatar Kutuk Netanyahu, Tak Terima Dituduh Cawe-Cawe Pemilu Israel

24 jam lalu

Iran Janjikan Pembalasan Ganas jika Pejabatnya Terbunuh akibat Serangan AS-Israel

24 jam lalu

Eisenkot Semprot Netanyahu: Hanya Orang Kalah yang Ingin Batalkan Hasil Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal