Netanyahu Diyakini Tak Akan Setujui Gencatan Senjata di Gaza, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu diyakini sengaja memperpanjang perang di Gaza dan menolak usulan gencatan senjata apa pun (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diyakini sengaja memperpanjang perang di Jalur Gaza demi menyelamatkan karier politik dan kasus hukumnya di dalam negeri. Oleh karena itu dia akan menolak proposal gencatan senjata usulan dari mana pun. 

Mahmoud Al Habbash, penasihat Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menilai Netanyahu tidak menginginkan gencatan senjata di Gaza, melainkan melanjutkan perang. 

"Dari sudut pandangnya (Netanyahu), setiap jeda atau penghentian perang hanya semakin mendekatkan kepergiannya dari panggung politik Israel, karena hal itu akan membuka pintu bagi akuntabilitas hukum dan peradilan," kata Al Habbash, kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, dikutip Kamis (21/8/2025).

Netanyahu menghadapi kasus korupsi yang sudah bergulir sejak 2019. Bahkan selama perang di Gaza pada tahun ini, Netanyahu masih menjalani sidang kasusnya.

"Ini bukan hanya soal perang, tapi juga tentang korupsi, yang telah dituduhkan kepada Netanyahu berkali-kali. Dia memandang perang sebagai penyelamatnya, itulah sebabnya dia mendorong eskalasi lebih lanjut," ujarnya.

Al Habbash menegaskan, mengakhiri perang di Gaza dengan cara apa pun merupakan prioritas Pemerintah Otoritas Palestina. Oleh kerena itu pemerintah berupaya menangkis segala pembenaran dan dalih Netanyahu untuk melanjutkan agresi terhadap rakyat Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
42 menit lalu

Sosok Praka Farizal, Prajurit TNI asal Kulonprogo yang Gugur Diserang Israel di Lebanon

Internasional
46 menit lalu

Iran Akan Permanenkan Tarif bagi Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Internasional
2 jam lalu

AS dan Israel Siapkan Skenario Militer terhadap Iran jika Negosiasi Damai Buntu

Nasional
3 jam lalu

Anies Berduka Prajurit TNI Anggota UNIFIL Gugur akibat Serangan Israel: Kami Marah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal