Netanyahu Ngambek DK PBB Setujui Gencatan Senjata di Gaza, Batalkan Kunjungan Delegasi Israel ke AS

Ahmad Islamy Jamil
Benjamin Netanyahu saat menghadiri sesi khusus Knesset, Minggu 13 Juni 2021. (Foto: Reuters)

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Senin (25/3/2024) ini menuntut gencatan senjata segera antara Israel dan kelompok pejuang Hamas di Gaza. Selain itu, organ utama PBB tersebut juga mendesak pembebasan para tawanan Israel di wilayah kantong Palestina itu.

Resolusi itu dicapai setelah Amerika Serikat abstain dalam pemungutan suara hari ini. Sebanyak 14 anggota DK PBB yang tersisa pun memberikan suara mendukung resolusi tersebut, yang diusulkan oleh 10 anggota terpilih dari badan itu.

AS telah memveto tiga rancangan resolusi dewan mengenai perang di Gaza. Sebelumnya mereka juga abstain sebanyak dua kali, sehingga memungkinkan dewan untuk mengadopsi resolusi yang bertujuan untuk meningkatkan bantuan ke Gaza dan menyerukan jeda yang lebih lama dalam pertempuran.

Rusia dan China juga telah memveto dua rancangan resolusi AS mengenai konflik tersebut, masing-masing pada Oktober dan pada Jumat (22/3/2024) lalu.

Abstainnya AS kali ini secara tak langsung mengizinkan DK PBB mengeluarkan resolusi gencatan senjata segera selama Ramadhan—yang akan berakhir dalam dua pekan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
43 menit lalu

Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Internasional
2 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
5 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Internasional
13 jam lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal