Netanyahu Perintahkan Pasukan Israel Bertahan di Lebanon meski Gencatan Senjata Berlaku

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan Israel tetap berada di Lebanon Selatan meski negaranya sudah menyepakati gencatan senjata (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu memerintahkan pasukannya tetap berada di Lebanon Selatan meski negaranya sudah menyepakati gencatan senjata.

Netanyahu mengatakan pasukan Israel tetap berada di posisi mereka meski gencatan senjata mulai berlaku pada Jumat (17/4/2026) dini hari waktu setempat.

Sebelulumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata Israel-Lebanon setelah dia berbicara dengan Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.

"Trump meminta ini (gencatan senjata), dan kami memiliki kepentingan dalam hubungan dengan Amerika Serikat. Kami akan tetap berada di Lebanon, di posisi kami sekarang," kata Netanyahu, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi pemerintah, KAN.

Netanyahu memutuskan untuk menerima gencatan senjata dengan Lebanon tanpa persetujuan dari kabinet. Namun sehari sebelumnya, kabinet keamanan Israel menyatakan tidak akan menerima gencatan senjata dengan Lebanon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
42 menit lalu

Trump Sebut AS Segera Serang Gunung Pickaxe, Fasilitas Nuklir Tersembuyi Iran

18 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

23 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

23 jam lalu

Trump Janjikan Kemenangan Segera Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal