Netanyahu Perintahkan Pasukan Israel Bertahan di Lebanon meski Gencatan Senjata Berlaku

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan Israel tetap berada di Lebanon Selatan meski negaranya sudah menyepakati gencatan senjata (Foto: AP)

Trump mengumumkan gencatan senjata Lebanon dan Israel melalui akun Truth Social, Kamis (16/4/2026), menandai jeda konflik yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang tersebut.

Gencatan senjata mulai berlaku Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 Waktu AS Bagian Timur atau Jumat (17/4/2026) pukul 06.00 WIB

Trump mengatakan telah melakukan percakapan sangat baik dengan Netanyahu maupun Aoun. Dia juga memerintahkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, dan pemimpin Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk bekerja sama dengan kedua negara tersebut guna mencapai perdamaian yang abadi.

"Kedua pihak ingin menyaksikan perdamaian, dan saya yakin itu akan terjadi, dengan cepat," tulis Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih

12 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

17 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

1 hari lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal