Dalam konferensi pers tersebut, Netanyahu juga mengakui dirinya tidak dapat memastikan apakah rakyat Iran akan menggulingkan pemerintahan Republik Islam. Menurut dia, Israel dan Amerika Serikat hanya berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran melakukan perubahan politik.
"Kita bisa membawa seseorang ke sumber air, tetapi tidak bisa memaksanya untuk minum," ujar Netanyahu.
Netanyahu mengatakan, Israel terus menghantam struktur keamanan Iran, termasuk pasukan Garda Revolusi dan milisi Basij yang berperan menjaga kekuasaan rezim di dalam negeri. Meski demikian, Netanyahu mengakui pada akhirnya perubahan rezim di Iran hanya dapat terjadi dari dalam.
"Saya tidak bisa mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menjatuhkan rezim tersebut," katanya.
Netanyahu juga menegaskan, Iran kini telah mengalami pelemahan besar akibat serangan Israel dan Amerika Serikat.