Netanyahu Sebut Perang di Gaza Akan Berlanjut selama Berbulan-bulan Lagi

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters)

Sementara jumlah tentara Israel yang tewas dalam pertempuran di Gaza sejak Oktober lalu juga meningkat menjadi 170 orang. Akan tetapi, Hamas menyebut pihak zionis sengaja memperkecil jumlah kematian di kalangan pasukan Israel.

Perang tersebut telah menyebabkan 85 persen dari total 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi. Ada gelombang besar orang Palestina mencari perlindungan di daerah aman yang telah ditetapkan oleh Israel sendiri, namun tetap saja dibom oleh militer zionis.

Associated Press (AP) melansir, warga Palestina merasa sudah tidak ada tempat yang aman di Gaza, wilayah yang kecil itu. Ketika pasukan Israel memperluas serangan darat mereka pekan ini, puluhan ribu warga Palestina lainnya berdatangan ke Kota Rafah yang sebelumnya juga sudah padat penduduknya, di ujung paling selatan Gaza.

Ribuan tenda dan gubuk darurat bermunculan di pinggiran Rafah, dekat gudang PBB. Pengungsi tiba di Rafah dengan berjalan kaki atau dengan truk dan gerobak yang dipenuhi kasur. Mereka yang tidak mendapat tempat di tempat penampungan yang kewalahan akan mendirikan tenda di pinggir jalan.

“Kami tidak punya air. Kami tidak punya cukup makanan,” kata seorang perempuan pengungsi, Nour Daher, Sabtu kemarin. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Panas! Iran Tembak Kapal Tanker Qatar di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal