CALIFORNIA, iNews.id - Netflix berencana memangkas 1.000 karyawan secara global di tengah persaingan industri streaming yang semakin ketat. Langkah ini menjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terbesar perusahaan sejak 2022 dan diperkirakan berdampak pada sekitar 6 persen dari total tenaga kerjanya.
Melansir BBC, pengurangan karyawan terutama akan menyasar tim sumber daya manusia, hukum, produk, dan teknologi. Kebijakan tersebut muncul ketika Netflix berupaya memperkuat pertumbuhan bisnis di tengah persaingan memperebutkan perhatian penonton.
Co-CEO Netflix Ted Sarandos pada bulan lalu menyampaikan bahwa pertumbuhan perusahaan belum sesuai dengan harapannya.
"Kami tidak tumbuh secepat yang saya inginkan," ujar Sarandos.
Industri streaming sendiri tengah memasuki periode konsolidasi setelah Paramount menyepakati merger senilai 110 miliar dolar AS dengan Warner Bros, pemilik HBO. Di saat yang sama, platform gratis seperti YouTube dan TikTok terus menarik perhatian penonton.
Dalam surel kepada karyawan, Sarandos bersama Co-CEO Greg Peters mengatakan bahwa Netflix akan tetap berinvestasi secara agresif pada bidang-bidang yang dinilai berdampak besar terhadap peningkatan layanan, pertumbuhan, dan inovasi.