Netizen China Ramai-Ramai Rujak Tarif 104% Trump, Singgung Telur 

Anton Suhartono
Netizen China ramai-ramai menghujat AS terkait penerapan tarif masuk 104 persen (Foto: AP)

HONG KONG, iNews.id - Otoritas China menyensor konten-konten di media sosial terkait dengan penerapan tarif 104 persen oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun di sisi lain, netizen China juga membanjiri media sosial dengan kritikan dan hujatan terhadap AS hingga menjadi trending topic.

Tagar dan pencarian untuk "tarif" atau "104" menjadi target pemblokiran di platform Weibo. Jika netizen mengklik tagar itu maka yang muncul halaman error.

Tagar lain, seperti AS kekurangan telur, paling banyak dilihat di Weibo. Seperti diketahui, AS mengimpor banyak telur dari China dan akan sangat terdampak pemberlakuan tarif ini.

Penyensoran internet justru membuat netizen semakin beringas menghujat AS di media sosial, seperti menyebut AS sebagai mitra dagang tidak bertanggung jawab.

China mengontrol ketat internet menggunakan sistem yang disebut "Great Fire Wall" serta posting-an media sosial secara rutin. Target yang menjadi sensor adalah konten-konten yang dianggap mengganggu kepentingan nasional. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal