Menurut kantor perdana menteri, Muhyiddin menjalani tes Covid-19 empat kali, yakni pada 22, 26, 29 September, serta 5 Oktober. Semua hasilnya negatif.
"Berdasarkan penilaian risiko oleh pejabat Kementerian Kesehatan pada 5 Oktober, perdana menteri disarankan melakukan karantina mandiri dan memantau kesehatan mandiri di rumah setiap hari selama 14 hari menggunakan alat penilaian rumah di aplikasi MySejahtera," bunyi keterangan, dikutip dari The Straits Times, Rabu (7/10/2020).
Aplikasi yang dikeluarkan pemerintah memungkinkan pengguna melakukan penilaian kesehatan mandiri.
Oleh karena itu, Muhyiddin tidak diwajibkan memakai gelang pemantauan Covid-19.
"Dugaan Muhyiddin melanggar perintah Kementerian Kesehatan tidaklah benar. Kondisinya tetap baik, dia akan terus menjalani karantina mandiri hingga 14 hari, seperti ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” bunyi pernyataan.
Malaysia pada Selasa melaporkan 691 kasus baru yang merupakan rekor tertinggi, sebagian besar penderita baru berada di Kedah dan Sabah.