Ngeri! Rusia Tuduh Perempuan Agen Intelijen Ukraina Bunuh Putri Ideolog Pendukung Putin

Anton Suhartono
Darya Dugina dibunuh dengan cara mobil yang dinaikinya dibom (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Badan intelijen Rusia Dinas Keamanan Federal (FSB) menuduh Ukraina berada di balik pembunuhan Darya Dugina, putri seorang ideolog ultra-nasionalis terkenal Alexander Dugin. Korban merupakan jurnalis dan pengamat politik yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Dugina tewas pada Sabtu malam setelah mobil Toyota Land Cruiser yang dinaikinya meledak. Tragisnya, mobil itu seharusnya dinaiki sang ayah. Mereka meninggalkan acara festival di luar Moskow untuk pergi ke tujuan masing-masing dengan bertukar kendaraan. Meski demikian, hasil temuan penyelidik menegaskan Dugina lah yang menjadi target pembunuhan, bukan ayahnya.

Dalam pernyataan, Senin (22/8/2022), FSB sudah mengetahui identitas terduga pelaku yang memasang bom tepat di bawah bangku pengemudi Toyota Land Cruiser. Pelaku adalah seorang perempuan agen intelijen Ukraina kelahiran 1979.

Dia dan putrinya yang masih remaja tiba di Rusia sejak Juli, menyewa apartemen di blok yang sama dengan Dugina. Setelah itu dia merencanakan dan mempersiapkan pembunuhan selama sebulan. Dari apartemen itu pelaku mempelajari segala hal tentang Dugina, termasuk gaya hidup. Setelah beraksi, pelaku kabur dari Rusia ke Estonia.

Sejauh ini belum ada komentar dari pemerintah Ukraina soal tuduhan keterlibatan agen intelijennya terkait kematian Dugina. Namun tak lama setelah kejadian, pemerintah Ukraina membantah terlibat. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 menit lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Internasional
2 jam lalu

Putin Ucapkan Selamat kepada Mojtaba Khamenei, Sebut Pemimpin Iran Pemberani

Internasional
2 hari lalu

Heboh Kabar Rusia Bantu Iran Perang Lawan AS-Israel, Trump: Tak Pengaruh!

Internasional
4 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
5 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal