Ngobrol dengan Paus Fransiskus, Erdogan Sebut Upacara Pembukaan Olimpiade Paris Tak Bermoral

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) berbicara dengan Paus Fransiskus di sela-sela KTT G7 di Italia, 14 Juni 2024. (Foto: EPA)

ANKARA, iNews.id – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengadakan percakapan telepon dengan Pemimpin Tertinggi Katolik, Paus Fransiskus. Dalam kesempatan itu keduanya membahas sejumlah isu.

Beberapa di antara topik yang diperbincangkan adalah situasi pascapembunuhan Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, serta upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024. Khusus mengenai topik yang terakhir disebutkan, Erdogan menyebut upacara itu tidak bermoral. 

Pada Selasa (30/7/2024), Erdogan mengatakan, dia menolak menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Paris atas permintaan cucunya yang berusia 13 tahun karena adanya propaganda LGBT pada acara itu. Sementara Pada Rabu kemarin, Hamas mengonfirmasi bahwa Haniyeh tewas dalam serangan Israel di kediamannya di Teheran, Iran, setelah menghadiri pelantikan Presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian.

“Presiden Erdogan menyatakan bahwa pertunjukan tidak bermoral yang dilakukan di bagian pembukaan Olimpiade Paris telah menyebabkan kemarahan dan reaksi yang memprovokasi,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan Kantor Presiden Turki, hari ini.

Kepada Sri Paus, Erdogan mengatakan, nilai-nilai agama, dan moral telah diolok-olok dalam upacara perhelatan olahraga itu. Sementara pada saat yang sama kehormatan manusia diinjak-injak dengan kedok kebebasan berekspresi dan toleransi. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
26 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Internasional
2 bulan lalu

Paus Leo Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina

Internasional
2 bulan lalu

Mobil Mendiang Paus Fransiskus Disulap Jadi Klinik untuk Bantu Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal