Dia berhasil menanamkan elektroda platinum dan silikon ke otaknya. Elektroda itu diyakini bisa memicu tindakan tertentu dalam mimpi.
Setelah 5 pekan, Raduga melepas elektroda itu, namun kali ini melalui operasi di rumah sakit.
Sejauh ini Raduga belum mengeluhkan efek samping dari operasi mandiri tersebut.
“Saya senang saya selamat tapi saya siap mati,” kata Raduga.