Obat-obatan Senilai Rp6 Triliun Disita di Pelabuhan Tokyo, Terbesar Kedua dalam Sejarah Jepang

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah kontainer dan kapal kargo terlihat di Pelabuhan Tokyo pada 15 Februari 2022. (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id – Pihak berwenang Jepang menyita obat-obatan sintetis di Pelabuhan Tokyo dengan berat mencapai 700 kg. Media Jepang pada Rabu (7/6/2023) melaporkan, itu adalah penyitaan obat-obatan sintetis terbesar kedua dalam sejarah negara itu.

Lembaga penyiaran NHK melaporkan, petugas awalnya memeriksa sejumlah kontainer yang dikirim ke Pelabuhan Tokyo di kapal kargo dari Uni Emirat Arab (UEA) melalui China. Di dalam kontainer tersebut, ditemukan berkarung-karung serbuk, yang setelah diteliti ternyata adalah obat-obatan sintetis. 

Menurut NHK, barang tersebut disembunyikan di antara kardus-kardus. Laporan media Jepang itu mengungkapkan, nilai obat-obatan itu setara dengan 43 miliar yen (sekitar Rp6 triliun), menurut harga di pasar gelap.

Empat warga negara China ditangkap dalam kasus tersebut. Menurut aparat berwenang Jepang, ada keterlibatan organisasi kriminal internasional di balik penyelundupan obat-obatan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Seleb
5 hari lalu

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta

Nasional
6 hari lalu

Gerebek Rumah DJ Sekaligus Selebgram di Medan, Polisi Temukan Pod Narkoba dan Sabu

Nasional
7 hari lalu

Terima Setoran Bandar Narkoba, Eks Kasat dan Kanit Narkoba Toraja Utara Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal