MANILA, iNews.id - Sejak Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan penumpasan kelompok militan yang diduga terlibat pengeboman gereja di Kota Jolo, Provinsi Sulu, militer mengerahkan kekuatan darat dan udara untuk menyerang basis kelompok Abu Sayyaf dan menangkap pelaku.
Ada dua daerah yang menjadi target serangan yakni Patikul dan Indanan, masih di provinsi Sulu. Dua lokasi itu juga menjadi tempat penahanan warga asing yang diculik.
Juru Bicara Komando Mindanao Barat Gerry Besana, seperti dikutip dari Reuters, mengatakan, lima anggotanya tewas dalam baku tembak di Patikul, Sabtu (2/2/2019). Sementara dari pihak kelompok Abu Sayyaf, tiga orang tewas.
Pasukan keamanan berhadapan dengan lebih dari 100 anggota Abu Sayyaf di Kota Patikul sekitar pukul 11.30 waktu setempat.
Pertempuran sengit di Patikul, lanjut dia, berlangsung selama hampir 2 jam. Selain delapan orang tewas, lima tentara dan 15 kelompok militan terluka.