Operasi Perburuan Pelaku Pengeboman Gereja, 5 Tentara Filipina Tewas

Anton Suhartono
5 tentara Filipina tewas dalam penyerbuan ke basis kelompok Abu Sayyaf di Patikul, Sulu (Ilustrasi, Foto: AFP)

Dua ledakan di gereja Katedral Our Lady of Mount Carmel pada Minggu (27/1/2019) sejauh ini menewaskan 22 orang dan menyebabkan lebih dari 100 orang luka. Lima di antara korban tewas merupakan pasukan keamanan yang baru tiba di lokasi.

Ledakan pertama mengguncang ruang utama gereja saat misa berlangsung sekitar pukul 08.45 waktu setempat. Disusul tak lama kemudian ledakan kedua di bagian luar dekat pintu masuk.

Para pejabat keamanan Filipina sempat berbeda pendapat mengenai bagaimana bom dahsyat itu diledakkan oleh pelaku. Mulanya mereka berspekulasi bom pertama diletakkan di dalam dan bom kedua dimasukkan di boks di sepeda motor lalu dikendalikan dari jarak jauh. Namun pada Selasa lalu pernyataan berubah dengan menyebut pelaku berjumlah dua orang yang masing-masing melakukan aksi bom bunuh diri.

Belakangan Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ano menyebut pelaku merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Indonesia. Namun dia tak bisa menunjukkan bukti identitas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Pelemahan Rupiah Ternyata Tak Seburuk Mata Uang Korsel hingga Filipina, Ini Buktinya!

Internasional
4 hari lalu

Buntut Perang Timur Tengah, Filipina Terapkan Kerja 4 Hari Seminggu demi Hemat Energi

Internasional
20 hari lalu

Umumkan Maju Pilpres Filipina, Wapres Sara Duterte Minta Maaf Pernah Dukung Bong Bong Marcos

Internasional
20 hari lalu

Pecah Kongsi dengan Bong Bong Marcos, Wapres Filipina Sara Duterte Maju Pilpres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal