Pakar Militer Sebut Tentara Bayaran Asing Kini Pilih Perang untuk Rusia ketimbang Ukraina

Anton Suhartono
Pakar militer mengungkap tentara bayaran asing kini lebih tertarik membela Rusia ketimbang Ukraina (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Pakar militer Rusia menyebut tentara bayaran asing kini lebih tertarik berperang untuk Vladimir Putin ketimbang membela Vladimir Zelensky. Ratusan relawan atau tentara bayaran dari banyak negara, seperti Polandia, Amerika Serikat (AS), Inggris, ikut berperang melawan Rusia sejak Putin menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022.

Dua pakar militer Rusia Alexander Sladkov dan Anatoly Matviychuk mengatakan kepada media pro-pemerintah, Moskovskij Komsomolets, jumlah tentara bayaran asing yang ingin membela Rusia semakin banyak.

“Semakin banyak orang asing datang untuk ikut serta. Bukan tentara bayaran spesialis, tapi orang dan pria biasa. Kita akan mampu melakukan perubahan yang besar, akan ada lebih banyak relawan untuk Rusia dan pembenci Anglo-Saxon akan lebih aktif," kata Sladkov, seperti dilaporkan kembali Daily Star, Selasa (31/1/2023).

Hal senada disampaikan Matviychuk. Dia mendapat informasi bahwa relawan-relawan dari Serbia telah tiba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Pesan Tahun Baru, Zelensky Tegaskan Tak Akan Menyerah Lawan Rusia

Internasional
3 hari lalu

Pidato Tahun Baru, Putin Sebut Rusia Akan Menangkan Perang di Ukraina

Internasional
3 hari lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Internasional
3 hari lalu

Rusia Mulai Operasikan Rudal Nuklir Oreshnik, Kirim ke Belarusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal